JoyNovel

Leer para descubrir un mundo nuevo

Abrir APP
Kiss You

Kiss You

Autor:Mugiraraa

Terminado

Introducción
"Hanya diperlukan waktu semenit untuk menaksir seseorang, sejam untuk menyukai seseorang dan sehari untuk mencintai seseorang. tetapi diperlukan waktu seumur hidup untuk melupakannya..." [Alia Suraputra] "Mencintai.... Bukanlah gimana lo melupakan, tapi gimana lo memaafkan. Bukan gimana lo mendengarkan, melainkan gimana lo mengerti. Bukan apa yang lo lihat, melainkan apa yang lo rasakan. Duh gue sok puitis yak." [Serena Maharani]
Abrir▼
Capítulo

"Pipi aja ya."

"Gak! Bibir!"

"Ayo lah, Man."

"Gak bisa Ser, pokoknya lo kudu nyium kakak kelas itu di bibir. Jangan curang dong, gue kan selalu terima tantangan dari lo." Ucap Amanda kesal.

Serena menggertakkan giginya kesal, menurutnya dare dari sahabatnya itu gila. Masa dia di kasih tantangan harus nyium kakak kelas yang belum dikenalnya, di dibir pula. Mau di taruh di mana mukanya nanti?

"Oke. Puas lo?"

Amanda tersenyum senang. "Tapi gue belum puas kalau, lo belum cium kak Alia."

"Ck! Sahabat sialan memang lo, Man. Sekarang di mana gue harus nyari kak Alia nya?"

"Itu... dia ada disalah satu kumpulan coker." Ucap Amanda antusias seraya menunjuk gerombolan anak lelaki berjalan bersama di koridor.

Serena mendengus, sahabatnya itu memang sangat senang melihat Serena kesusahan.

"Besok aja, ya Man," tawar Serena.

"Enak aja! Sekarang lah. Cepat sana!" kataAmanda seraya mendorong tubuh Serena mendekati gerombolan kakak kelas tadi.

Tepat sampai di depan sekumpulan kakak kelas tadi, Serena hanya bisa diam. Amanda mendengus melihat Serena hanya diam, akhirnya ia pun yang berbicara duluan.

"Hallo kakak-kakak kelas semua." Sapa Amanda dengan senyum dibibirnya.

Ke empat kakak kelas itu menatap Amanda dan Serena bingung.

"Ah iya, di antara kalian siapa yang namanya kak Alia?" Tanya Amanda.

Serena menatap Amanda tidak percaya. Bagaimana bisa Amanda memberi tantangan untuk mencium orang yang bahkan Amanda pun tidak tau yang mana? Pikir Serena.

Ketiga kakak kelas itu menunjuk Alia yang berdiri di paling kanan.

"Oh... kakak tanpan sekali ya... ini temanku mau berbicara sesuatu sama kakak." Ucap Amanda tanpa dosa menunjuk Serena.

Serena membulatkan matanya kesal. Semoga berhasil' bisik Amanda dan berlalu dari hadapan mereka semua.

Serena diam menatap ke empat pemuda di hadapannya itu dengan kikuk. Bagaimana ini? Tanyanya dalam hati.

Jika aku tidak melakukan dare itu, pasti Amanda akan terus mengejekku. Aku tidak mau!

"Lo mau bicara apa sama gue?" Tanya Alia.

"Em-aku-aku."

"Lo gagap ya?" tanya teman Alia yang bernama Reno.

Serena mendengus dalam hati ia mengumpat Amanda habis habisan...

"Kalau gak jadi ngomong gue mau pergi," Alia pun bersiap untuk melangkah pergi.

Serena berdoa dalam hati, meyakinkan dirinya sendiri bahwa semua akan baik baik saja setelah ini.

"Apapun yang akan kulakukan setelah ini bukan kemauanku."

Setelah mengatakan itu, Serena mendekati Alia dan langsung mencium bibir Alia.

Alia terbelalak melihat aksi tak terduga dari adik kelasnya itu. Bahkan ketiga temannya pun ikut kaget.

Lima detik Serena mencium bibir Alia, hanya menempel sebenarnya tidak bisa dikatakan ciuman. Tapi ya sudahlah yang penting itu sudah terlihat seperti sebuah ciuman.

Reno, teman Alia yang paling jahil pun tidak mau ketinggalan moment itu. Reno pun buru buru memfoto mereka untuk di abadikan.